Jumat, 17 Mei 2019

Semangat itu telah lenyap....

Masih saja aku ada di persimpangan jalan. Entah apa lagi yang bisa aku perbuat. Kehidupan sudah mematahkan hatiku berkali-kali, hingga layu, hingga menjadi abu tak terbentuk. Akankah esok ada secercah harapan? Sepertinya harapan hanya akan jadi sekedar harapan. Pada kenyataannya seperti yang sudah lalu. Ia ada namun hanya untuk diangan saja.

Udara pagi dan kesendirian ini tiba-tiba mengantarkanku ke masa lalu. Lagu Sheilla on Seven yang terus berputar menggiring ingatanku ke masa di mana sepertinya dunia masih belum begitu rumit. Hari-hari selalu cerah seperti mentari pagi. Aku rindu seperti itu. Aku ingin kembali. Namun apalah daya, penyesalan selalu datang di belakang hari.
          
Ah... sudahlah, setiap selalu seperti ini. Tak ada seorang yang tahu apa yang sebenarnya ada dalam hatiku. Percuma juga berteriak namun tak ada yang mendengarnya.
               
Pada akhirnya pupus sudah semua harapan. Semangatku hilang sudah. Aku seperti berjalan tanpa tujuan. Entah apa lagi yang bisa aku lakukan. Apakah masih sama seperti kemarin? Apakah hasratku masih sama? Entahlah... rasanya api semangat itu sudah pupus, lenyap bersama hari-hari membosankan ini. Siapa lagi yang bisa menolongku...? Aku sudah tak berdaya dan lemah di sini. Terkapar di tumpukan hiruk pikuk pagi yang selalu memburu.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;