Aku merasa bukan di sini tempatku. Bukan seperti ini yang
selalu menjadi harapanku. Namun, bagaimana lagi? Aku terjebak di sebuah ruang
besar yang membuatku sesak napas. Harus bagaimana lagi aku tak tahu. Aku kebingungan
menentukan sikap. Aku terjebak dan hanya bisa terdiam. Sementara hari esok
begitu kabur, remang-remang tak jelas arahnya. Dan hari kemarin menjadi sebuah
sesal yang terus membayang.
Waktu terus berlalu, berkejaran tiada henti. Aku mencoba
bergerak pelan, mengikuti alurnya sampai nanti aku tak tahu lagi harus
berjalan ataupun berhenti. Maaf, aku tidak bisa menjadi seperti orang
kebanyakan.
Aku ingin menjadi diriku, namun aku sendiri... masih terhetni di satu sisi. Tak tahu siapa sebenarnya diri ini.

0 komentar:
Posting Komentar