Rabu, 14 September 2022

23 Februari 2007

Kaulah jarum penyulam piluku,

ketika fajar pergi

Kaulah keheningan masa,

ketika fatamorgana bergelora

Aku takjub oleh waktu di lakumu,

seakan tak pernah letih dan pudar

Itulah yang menggores dalam aliran darahku

Membusungkan tiap urat nadiku

 

Dan kau ketuk rintihan detik di tanganku,

Itu pula yang meredam ledakan hasratku

 

Kawan…

Ada kala kita tak saling bertegur nama

untuk sejenak bersama dalam kenangan,

menengok kembali masa lalu.

 

 

                                                       23 Februari 2007


0 komentar:

Posting Komentar

 
;